Tips Memilih Distro Linux

Jika anda adalah pengguna baru di Linux , saya yakin 99% anda akan dibingungkan oleh begitu banyaknya distro Linux. Berikut ini adalah tips memilih distro yang cocok untuk anda:

Ubuntu




Jika anda adalah pemakai baru di Linux, maka ubuntu adalah pilihan yang tepat, ubuntu mudah dipakai, mudah diinstall, tersedia tampilan bahasa indonesia, sofware lengkap dan efek desktop menawan ditambah deteksi hardware yang mudah sangat cocok bagi para pendatang baru di linux. Satu hal yang perlu dijadikan catatan, anda akan sedikit bingung dengan start menu default diatas terutama bagi anda yang datang dari dunia windows. Jika anda tidak nyaman dengan tampilan Desktopnya anda bisa memakai Kubuntu yang mirip Windows Vista/7.

 

Redhat




Jika anda ingin menggunakan Linux untuk keperluan server, maka Redhat adalah pilihan yang cocok, namun karena Redhat bersifat komersial, anda bisa menggunakan CentOS Linux.

 

Suse/OpenSUSE




Suse adalah distro yang cocok jika anda ingin mengintegrasikan jaringan Linux dan windows. hal ini dikarenakan SuSE bekerja sama dengan microsoft untuk menangani interopabilitas sistem operasi.

 

 

 

 

Slackware




Jika anda adalah tipe pemakai yang suka ngoprek, maka slackware adalah distro yang cocok untuk anda, sebagian besar setting dan konfigurasi di slackware dilakukan lewat command line dan hanya mengandalkan teks editor seperti Vi.

 

 

Linux From Scratch




Bagi anda yang Geek alias orang yang sudah begitu ahli didunia UNIX atau programming, alahkan baiknya anda tidak menggunakan distro diatas, namun anda membuat distro untuk keperluan anda sendiri. Distro yang cocok adalah LFS ("Linux from scratch"). LFS bukan distro pada umumnya namun sebuah buku panduan beserta sofware "mentah" yang harus anda rakit sendiri. Jika anda ingin memakai LFS anda disyarakan dengan programming, shell scripting, networking, C Programming, Arsitektur Sistem operasi Linux dan terbiasa dengan tool make dan GCC.

 

 

Pertimbangan lain ketika memilih distro adalah komunitas, usahakan anda memilih distro dimana ditempat anda distro tersebut banyak dipakai. Alasannya cukup simple, anda tidak akan kesulitan mencari bantuan atau menangani masalah yang muncul di di distro tersebut.

 

Komentar

blame mengatakan…
makasih mas can...

Postingan populer dari blog ini

Cara Menurunkan Suhu Prosesor dan Motherboard

Cara Mereset Handphone Nokia N70

Cara Blokir Seseorang di Facebook Page